4 Langkah Mudah Membuat Paspor (Calo ke Laut Aja!!)

Paspor adalah dokumen wajib dimiliki oleh orang yang akan berpergian ke luar negeri, tanpa buku hijau ini kita tidak dapat masuk ke negara asing yang akan kita tuju dan paspor itu berbeda dengan visa yah ^^ . 

Tidak sedikit orang menganggap mengurus paspor susah dan merepotkan, sehingga seringkali menjadi hambatan beberapa orang untuk membuatnya dan lebih memilih menggunakan jasa calo atau agen travel yang biayanya lumayan jauh dibandingkan dengan kita membuat sendiri, jadi lebih baik buat sendiri. Setelah beberapa bulan lalu saya mengurus paspor ternyata tidak sesulit apa yang dibayangkan, berikut saya coba berikan beberapa poin penting agar proses pembuatan paspor berjalan dengan lancar sehingga tidak perlu bolak balik ke kantor imigrasi untuk melengkapi kekurangan.

"Indonesian Paspor with Green Color"


1. Proses Registrasi
Langkah awal untuk pembuatan paspor adalah dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Saat ini ada dua cara yang dapat dilakukan untuk proses pendaftaran, pertama dengan pendaftaran online dan kedua melakukan pendaftaran langsung di Kantor Imigrasi. Pendaftaran online lebih saya sarankan, selain prosesnya mudah dan lebih cepat proses pengurusannya di kantor imigrasi, karena akan dibedakan loketnya dengan yang mendaftar langsung di kantor imigrasi dan masih jarang orang yang mendaftar secara online. 

Untuk lebih lengkapnya dapat lihat panduannya berikut klik di sini dan pilih petunjuk pengisian Layanan Paspor Online. Siapkan scan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, dan KTP sebagai lampiran dokumen yang harus diupload. Kemudian print bukti pendaftaran yang akan diserahkan di Kantor Imigrasi.

Tips:
- Pastikan nama dan alamat pada KTP dan KK sesuai, karena ada pengalaman teman alamat di KTP dan KK tidak sesuai ditolak proses pembuatan paspornya.
- Scan dokumen maksimal adalah 1,5 Mb dan minimal 100 kb hitam putih/grayscale.
- Beberapa kantor imigrasi tidak dapat langsung kita datangi keesokan harinya setelah pendaftaran. Karena beberapa Kantor Imigrasi menyediakan pilihan tanggal kedatangan dua minggu setelah proses pendaftaran online.


2. Proses Penyerahan Dokumen
Setelah mendaftar langkah selanjutnya adalah datang ke Kantor Imigrasi sesuai dengan tanggal kedatangan yang kita pilih saat mendaftar online, hal pertama yang harus dilakukan ketika tiba di Kantor Imigrasi adalah mengambil map kuning (gratis) yang berisi formulir pendaftaran. 

Isi formulir pendaftaran dan masukkan fotokopi kelengkapan dokumen (KK, Akte Kelahiran, dan KTP) serahkan juga bukti pendaftaran online ke dalam map kuning serta surat pengantar dari tempat bekerja karena akan diminta oleh petugas dan tumpuk di meja depan. Tepat pukul 8 petugas akan memanggil nama kita berdasarkan tumpukan dokumen dan diberikan nomor antrian, nomor antrian dibedakan antara pendaftar online dan biasa. 

Siapkan dokumen asli yang akan diperlihatkan ke petugas untuk proses verifikasi, setelah proses pemeriksaan dan dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai langkah selanjutnya adalah pembayaran pembuatan paspor. Untuk paspor biasa 48 halaman dikenakan biaya sebesar Rp. 200.000 dan biaya jasa pembuatan paspor berbasis biometrik sebesar Rp. 55.000.

"Kantor Imigrasi Depok"
Menunggu antrian untuk dipanggil pemeriksaan berkas di Kantor Imigrasi Depok

"Kantor Imigrasi Depok"
Masih menunggu antrian

"Map Kantor Imigrasi Depok"
Map kuning gratis didapat ketika pengumpulan berkas
Tips:
- Untuk fotokopi KTP tidak perlu digunting sesuai ukuran KTP karena diminta dengan selembar A4.
- Untuk pendaftar yang langsung datang di kantor imigrasi biasanya petugas akan membatasi pendaftaran hanya seratus orang setiap harinya. Karena banyak orang yang datang siang harus kembali lagi keesokan harinya karena tidak dapat nomor antrian.

Foto Paspor
Keseokan harinya setelah penyerahan dokumen kita wajib datang kembali ke kantor Imigrasi untuk proses selanjutnya yaitu foto untuk buku paspor. Pakaian yang diwajibkan untuk proses foto adalah kemeja atau menggunakan pakaian berkerah. Sama seperti penyerahan dokumen alangkah baiknya kita datang lebih awal karena sama seperti proses sebelumnya, orang yang hendak foto juga banyak sehingga belum tepat pukul 8 tumpukan kertas antrian (dapat setelah membayar paspor) sudah menggunung tinggi. 

Nama kita akan dipanggil oleh petugas dan diberikan nomor antrian, ketika nomor kita dipanggil maka segera menuju ruangan khusus untuk foto dan scan sidik jari serta ada interview singkat oleh petugas imigrasi mengenai latar belakang kita  membuat paspor, untuk berpergian kemana akan ditanyakan. Setelah semua selesai akan diberikan kertas pengantar pengambilan paspor yang akan jadi seminggu kemudian.

Pengambilan Paspor
Sesuai dengan tanggal pengambilan yang tertera pada kertas pengantar saya pun datang kembali ke kantor imigrasi. Waktu pengambilan paspor dimulai pukul satu siang hingga jam setengah empat sore. Untuk proses pengambilan dapat diwakilan dengan menunjukan surat kuasa ataupun KTP kepada petugas. Prosesnya pun sama seperti sebelumnya dengan menyerahkan kertas pengantar pengambilan paspor dan nama kita akan dipanggil dan paspor siap ditangan ^^. Oh iya jangan lupa juga minta sampul paspornya juga karena kita sudah bayar sepaket dengan sampulnya lho.

Jika paspor sudah siap ditangan tinggal giliran anda mau merencanakan backpackeran kemana, ya kalau untuk pemula bisa ke tempat yang dekat seputar Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, ataupun Thailand dengan berburu tiket promo murah kita rencanakan backpackeran kita.

"Ada niat ada jalan, gak ada niat gak bisa jalan-jalan" #semua berawal dari niat

Salam Ransel ^^

No comments:

Post a Comment